Foto Artikel Ciamis 1_Kampung KutaDi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terdapat sebuah perkampungan adat yang bernama Kampung Kuta. Perkampungan yang berada di Desa Karangpaninggal, Kecamatan Tambaksari atau sekitar 60 Km dari Kota Ciamis ke arah timur ini, masyarakatnya masih memegang teguh adat dan budaya yang merupakan warisan dari leluhurnya.

Meski begitu, masyarakat kampung kuta sangat terbuka dan patuh mengikuti aturan hukum perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Begitupun dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Makanya, di Kampung Kuta, terdapat pembagian kampung yang terdiri dari 2 RW dan 4 RT.

Kampung Kuta berbatasan dengan Dusun Margamulya di sebelah barat, Dusun Cibodas di sebelah utara (masih masuk wilayah Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis), dan di sebelah selatan dan timur berbatasan dengan Sungai Cijulang, yang merupakan batas wilayah antara Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Jawa Tengah.

Bagi pengunjung yang ingin datang ke kampung, bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan akses jalan yang sudah memadai. Berkunjung dengan menggunakan angkutan umum pun bisa. Hanya, harus beberapa kali naik berbagai jurusan angkutan umum. Apabila dari luar kota Ciamis, bisa menggunakan Bus dengan tujuan Terminal Ciamis atau Terminal Banjar.

Apabila turun di terminal Ciamis, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan mobil elf jurusan Ciamis-Rancah. Begitupun apabila berangkat dari Terminal Banjar menggunakan angkutan umum jurusan Banjar-Rancah. Ketika sampai di Rancah, perjalanan dilanjutkan kembali dengan menggunakan motor sewaan atau menggunakan layanan jasa motor ojeg hingga sampai ke Kampung Kuta.

Kondisi jalan menuju kampung kuta memang sudah memadai dengan kualitas jalan aspal. Hanya, medan jalan berkelok-kelok serta beberapa kali harus menemui tanjakan yang cukup curam. Maklum, daerah Kecamatan Tambaksari yang berada di ujung timur Kabupaten Ciamis ini, berada di dataran tinggi.

Nama Kampung Kuta berasal dari bahasa sunda kuno. Kuta artinya pagar tembok. Karena geografis kampung ini berada di sebuah lembah yang curam dan dikeliling tebing dan bukit yang cukup tinggi, dianggap menyerupai sebuah pagar tembok. Dari situlah nama Kampung Kuta konon berasal.

Menurut cerita dari seorang budayawan Ciamis, sejarah Kampung Kuta ada kaitannya dengan awal berdirinya Kerajaan Galuh atau pada abad ke 6. Ketika pemerintahan Kerajaan Galuh terbentuk, kemudian mencari lokasi untuk dijadikan sebagai pusat pemerintahan atau sebuah ibukota.

Raja Galuh pada waktu itu, yakni Ki Ajar Sukaresi, menginginkan pusat kerajaan berada di wilayah Kampung Kuta. Alasanya, letak geografis Kampung Kuta berada di sebuah lembah yang di kelilingi bukit dan tebing atau kondisinya mirip sebuah benteng pertahanan. Kondisi itu cocok untuk berdiri sebuah bangunan kraton kerajaan. Hal itu agar tidak mudah diserang oleh musuh.

Namun, ketika seluruh bahan-bahan bangunan untuk mendirikan kraton sudah terkumpul, sang raja ternyata berubah pikiran setelah mendapat masukan dan saran dari bawahannya. Menurut para bawahannya bahwa lokasi lembah tidak cocok untuk dijadikan pusat kerajaan. Alasannya, tidak memenuhi Patang Ewu Domas atau sebuah keyakinan dalam memilih lokasi untuk berdirinya sebuah bangunan kraton. Setelah itu sang raja pun memerintahkan kepada sang prabu untuk mencari lokasi lain.

Sang Prabu bersama pasukannya, kemudian bergegas mencari lokasi baru. Sekepal tanah dari bahan bangunan yang sebelumnya direncanakan membangun kraton di Kampung Kuta, dibekal oleh sang prabu saat mencari lokasi baru.

Saat mencari lokasi baru untuk membangun kraton, Sang Prabu tampaknya memiliki teknik tersendiri agar mudah mendapatkannya. Dia bersama para punggawanya pergi ke sebuah pegunungan yang tinggi. Ketika sampai di tempat yang tinggi, kemudian Sang Prabu melihat lihat kawasan yang berada di bawahnya untuk meneliti lokasi mana yang cocok untuk membangun kraton. Konon, tempat dataran tinggi bekas Sang Prabu meneliti lokasi itu sekarang bernama Tenjolaya. Kata Tenjolaya berasal dari kata Tenjo (Bahasa Sunda) atau dalam bahasa Indonesia artinya lihat.

Menurut cerita dari seorang budayawan Ciamis, saat Sang Prabu berada di lokasi pengunungan tersebut, konon mengeluarkan ilmu kesaktiannya. Sekepal tanah yang dia bawa dari Kampung Kuta, kemudian dilempar dari ketinggian gunung ke arah sebuah kawasan hutan rimba. Saat kepalan tanah itu jatuh, kemudian tanah yang asalnya berwarna merah berubah menjadi tanah berwarna hitam seperti dengan tanah yang berada di Kampung Kuta.

Kawasan hutan rimba yang kini sudah berubah menjadi hamparan persawahan dan permukiman penduduk ini dikenal dengan nama Kampung Kepel atau tepatnya berada di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Konon kata Kepel berasal dari kisah Sang Prabu yang melemparkan sekepal tanah dari daerah ketinggian. Kepel (bahasa Sunda) berasal dari kepal (bahasa Indonesia).

Setelah meneliti dari daerah ketinggian, kemudian Sang Prabu bersama punggawanya kembali turun ke dataran rendah untuk menuju lokasi yang sudah dipilihnya. Lokasi yang dipilih untuk membangun kraton kerajaan, ternyata diputuskan di sebuah wilayah dataran yang subur dan lokasinya dekat pertemuan sungai antara Sungai Cimuntur dan Sungai Citanduy. Tempat itu kini disebut Karangkamulyan yang berada di Desa Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis. Dan di daerah tersebut hingga kini masih berdiri sebuah cagar budaya atau situs peninggalan sejarah Kerajaan Galuh.***

Keterangan Foto:

Kawasan permukiman penduduk di wilayah adat Kampung Kuta, di Desa Karangpaninggal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Masyarakat di Kampung Kuta hingga saat ini masih memegang teguh adat dan budaya para leluhurnya. Foto: Istimewa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s